Tumpukan Kata-Kata Acak

Di kelas Creativity and Innovation hari ini, kami diminta untuk menghafalkan 20 nama orang yang paling berpengaruh di dunia dengan menggunakan simbolisasi angka dan kata di dalam suatu cerita. Daftar ke 20 orang tersebut adalah sebagai berikut :

  1. (Ratu ) = Muhammad
  2. (Gua ) = Isaac Newton
  3. (Raga) = Jesus Christ
  4. (Tempat ) = Buddha
  5. (Terima) = Confucius
  6. (Senam) = St. Paul
  7. (Baju) = Tsai Lun
  8. (Balapan) = Johan Gutenburg
  9. (Cemilan) = Christopher Columbus
  10. (Sesepuh) = Albert Einstein
  11. (Sebel) = Louis Pasteur
  12. (Double) = Galileo Galilei
  13. (Timbel) = Aristotle
  14. (Fabel) = Euclid
  15. (Mebel) = Moses
  16. (Nambel) = Charles Darwin
  17. (Bejubel) = Shih Huang Ti
  18. (Label) = August Caesar
  19. (Sambel) = Copernicus
  20. (Dapul) = Laurent Lavoisiel

Apa maksud kata di dalam tanda kurung? Kata-kata tersebut adalah pengganti angka. Contohnya : angka satu menjadi ratu, angka dua menjadi gua, angka tiga menjadi raga, dan seterusnya. Selanjutnya kata Muhammad harus menjadi suatu kesatuan kalimat dengan ratu, Isaac Newton dengan gua, Jesus Christ dengan raga, begitupun dengan nomor-nomor berikutnya. Kata yang digunakan tidak harus sama persis pelafalannya, namun harus tetap menyinggung kata tersebut.

Dibawah ini adalah bentuk cerita yang saya buat :

Nabi Muhammad dan Ratu sedang dalam misi pencarian Isaac Newton yang kabarnya bersembunyi di gua. Konon katanya, hanya dialah yang mengetahui dimana raga jesus christ berada. Ia juga mengetahui tempat pertama Buddha menerima ajaran Confusius. Dalam perjalanan, mereka bertemu St.Paul yang sedang melakukan senam pagi. Baju yang dipakai selalu sama setiap hari, karena baju itu buatan Tsai Lun. Hari ini, setelah senam pagi, beliau akan lomba balapan dengan Johan Gutenburg. Hadiah yang di dapat kalau menang adalah cemilan dari christopher columbus yang merupakan murid dari sesepuh albert einstein.Pemenangnya adalah Louis Pasteur, karena sebel, si kembar double galileo galileoi pergi membeli timbelnya aristotle. Rumahnya di Jl.Fabel yang bersebelahan dengan rumah Euclid dan Moses pengrajin Mebel. Mereka sedang menambel lemari charles darwin yang rusak akibat terlalu banyak baju shih huang ti yang bejubel. Semua bajunya berlabel August Caesar. Sesampainya disana mereka disuguhi sambel ala copernicus yang dimasak di dapurnya Laurent Lavoisiel.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s